TANGERANG SELATAN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DAMKAR) Kota Tangerang Selatan hadirkan narsum pakar riset dari Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) untuk kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat 9SKM) pada layanan Damkar Kota Tangerang Selatan Senin (24/08/2026).
Rapat perdana survei SKM dilaksankan di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan di Kantor Damkar Kota Tangerang Selatan Jl Melati Mas Serpong Utara Kota Tangerang Selatan.
Damkar Kota Tangerang Selatan hadrikan 3 pakar dari Lembaga Survei Independen Nusantara (LSiN) sebagai narasumber. Ketiga pakar tersebut ialah Yasin Mohammad, Meki Polanda, dan MQA Chotib.
Rapat dipimpin oleh Ponco Budi Santoso, selaku Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan, dalam pembicaraan pembukanya menekankan prinsip objektivitas, transparansi, dan integritas data dalam kegiatan SKM ini.
Ponco turut menambahkan bahwa pihak LSIN berperan sebagai narasumber dalam pelaksanaan SKM seklaigus melakukan pendmapingan selama proses pelaksanaan survei berlangsung.
Ponco berharap seluruh proses pengumpulan dan pengolahan data diharapkan berlangsung secara objektif sesuai dengan kondisi dan pengalaman masyarakat sebagai penerima layanan.
Sementara itu dari pihak LSIN, Yasin Mohammad, menjelaskan bahwa pelaksanaan SKM akan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yakni pra-survei, pelaksanaan survei, dan pelaporan.
Menurutnya, survei akan menggunakan metode pengambilan sampel yang merepresentasikan setiap jenis layanan yang diberikan oleh Damkar. Jumlah responden akan disesuaikan dengan populasi penerima layanan, dengan rencana target keseluruhan sebanyak 400 responden.
“Survei ini dilakukan untuk mengetahui nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) layanan Damkar tahun 2026. Hasilnya nantinya dapat menjadi salah satu bahan evaluasi, termasuk untuk melihat posisi pelayanan dalam mendukung zona integritas,” jelas Yasin Mohammad.
Ia menambahkan, instrumen survei akan dipersiapkan oleh tim narasumber dengan menyesuaikan pertanyaan menggunakan bahasa yang umum dan mudah dipahami masyarakat.
Sementara itu, Meki Polanda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan persiapan SKM tersebut. Ia mengatakan bahwa hasil evaluasi pelayanan setiap tahun menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan Damkar Tangsel.
“Yang menjadi evaluasi setiap tahun antara lain kecepatan pelayanan dan berbagai keluhan terkait sarana dan prasarana. Karena itu, hasil SKM diharapkan dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Rapat juga membahas sejumlah persiapan teknis yang perlu diselesaikan pada pertemuan berikutnya. Di antaranya penetapan jumlah responden sebanyak 400 responden, pembagian target responden berdasarkan masing-masing jenis pelayanan, serta penyusunan timetable atau jadwal pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan direncanakan melibatkan lima kali pertemuan bersama narasumber guna memastikan seluruh tahapan survei berjalan sesuai dengan metodologi dan kebutuhan pelaksanmasyaraka
Dengan persiapan tersebut, SKM Damkar Tangsel 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan angka kepuasan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.




